Gaya Hidup Anak Sekolah Dulu Dengan Sekarang
Lucu ya hari ini tepatnya tanggal 18 Juli 2016 anak-anak sekolah sudah memulai kembali aktivitas sekolah seperti biasa, dan mereka juga pasti ada yang merasa seperti ini, "liburan sudah habis, waktunya belajar lagi", "Ah liburannya masih belum cukup!!, "yeey asik bisa ketemu teman-teman dan selfie bareng", "huahaha sekarang saya udah jdi senior, gebetin junior dulu. (Padahal tampang kayak pantat bajaj)"
Kata pertama dari ketikan saya kali ini adalah Lucu, nah apa
sih yang lucu? Setelah saya lihat beberapa postingan dan juga status mereka
terasa sekali, saya seolah-olah masuk kembali ke dalam dunia nostalgia waktu sekolah dulu, thank
you guys!. Dan disini saya melihat adanya perbedaan yang cukup signifikan antara yang dulu sama sekarang dan jika dibandingkan terlihat lucu juga, mulai dari Status, pakaian, makanan/minuman, dan lain-lain. saya akan coba sajikan satu persatu.
Dulu waktu sekolah bisa update status di Facebook aja udah berasa senang banget, kayak tembus nomor togel 4 angka! kenapa seperti itu? karena dulu menjangkau internet sangat sulit dan kalau mau main Facebook mesti ke warnet tunggu berjam-jam hanya untuk update status, orang-orang kelahiran 93', 94', 95' tahu nih. Dulu belum ada yang namanya smartphone yang ada cuma stupidphone yang kalau dipake lempar anjing, anjingnya yang tewas. smartphone yang lagi trend saat itu hanya handphone bermerek Blackberry yang dulu dikatain sebagai handphonenya para artis (namun sekarang Blackberry bagaikan istri pertama yang di nomor duakan). Bagaimana dengan anak-anak zaman Sekarang? 10 menit bisa update 15 status, luar biasa! itu update status atau mau bikin molen pisang.
Dan biasanya statusnya itu tertulis tentang curhatan, doa-doa dan yang lebih sering cari perhatian. Nah cari perhatian ini sering banget dilakukan lewat status, mereka bahkan seperti haus akan sebuah perhatian bahkan rela mengemis perhatian, terutama perhatian terhadap lawan jenis. Bahkan ada yang sampai over cari perhatian, seperti mereka upload foto ataupun update status dan kemudian dia ngetag ke seluruh temannya (kalau nenek gua maen fb mungkin ikut ke tag juga) supaya dapat banyak like, komentar, dan terutama diperhatiin, dan parahnya lagi biasanya mereka tuh akan kasih kiriman tertulis seperti ini "Please like dan komennya ya..." kok jadi kayak ngemis ya? Contoh kecil juga, mereka upload foto selfie mereka yang sudah diseleksi dari jutaan foto di galeri dan kemudian dikasih keterangan "lagi jelek-jeleknya." berharap ada yang komentar gini, "gak jelek kok itu cakep" kemudian di balas "ih gak cakep itu jelek aa", dibalas lagi "gak jelek, cakep kok", "ih jelek aaa", begitu seterusnya sampai Jco jualan apam pinang rasa kulit manggis.
2. Style Uniform.
Lalu anak-anak zaman sekarang itu udah cool banget (saya bohong) kalau dilihat dari segi gaya berpakaian seragam, dari siswi-siswi yg udah suka pake celana di banding rok, dan mungkin siswa-siswa udah suka pake rok di banding celana, bisa jadi. Ironis sekali ya siswi-siswi yang sudah lebih memilih celana untuk menjadi style mereka dalam berbusana di sekolah, saya sedikit merasa kasihan sama siswa-siswa sekarang, kenapa? Karena kalau dulu siswi yang menggunakan rok itu terlihat lebih cantik, feminim, bahkan enak di pandang apabila resleting belakangnya lupa ditutup, dan sayangnya hal ini gak bisa terjadi lagi waktu sekarang, bukan rejeki kali yaa.
3. Food And Beverages.
Lalu dari segi gaya makan maupun minum, siswa/i sekarang makannya kelas kakap seperti burger, pizza sandwich, dan masih banyak yang gak saya ketahui, kalau dulu beli 1 buah kroket aja udah pada rebutan bahkan sampai bergulat di kantin, minuman yang ditenteng kemana-mana berlogo internasional seperti starbucks, asli premium banget. dulu bisa nenteng es tebu aja udah berasa kayak anak presiden, serius!
4. First Day Back To School.
Terus hari pertama masuk sekolah biasanya identik dengan wali kelas baru, dulu kalau dapet wali kelas kece palingan asyiknya cuma sama teman-teman sekelas, nah sekarang? Dapet wali kelas kece, dimasukin ke status disebarin ke dunia maya maupun dunia lain biar orang semua tahu dia punya wali kelas kece, beruntung banget tuh wali kelas, dipromosiin. selain itu yang sering terjadi waktu pertama masuk sekolah adalah murid-murid yang baru saja menyandang pangkat "kakak kelas" dengan begitu lagaknya dia berjalan-jalan bersama gerombolannya didepan adik-adik kelas sambil melirik mana target yang bisa digebet, mau sekolah atau cari jodoh?
Sungguh perbedaan yang unik sekali antara dulu dan sekarang tak bisa dipungkiri juga karena gaya hidup yang jelas sudah berubah hari demi hari, but it isn't problem. Labil itu merupakan suatu proses anak manusia menuju kedewasaan tapi labil lah dalam batas yang wajar dan jangan sampai overdosis, sadarilah kegiatan yang dilakukan kalau bisa jangan membuat orang lain terganggu seperti melakukan Broadcast Message Promotion PIN yang dalam 1 jam promosiin PIN teman-temannya sampai 10 kali (ini sudah terbukti dan saya yang jadi korban). Segala sesuatu akan selalu berubah, dan yang paling penting bagaimana kita bisa menghadapi perubahan tersebut. kalau saya menghadapinya dengan cara, mengetik bacotan ini.
1. Status Updates.
Dulu waktu sekolah bisa update status di Facebook aja udah berasa senang banget, kayak tembus nomor togel 4 angka! kenapa seperti itu? karena dulu menjangkau internet sangat sulit dan kalau mau main Facebook mesti ke warnet tunggu berjam-jam hanya untuk update status, orang-orang kelahiran 93', 94', 95' tahu nih. Dulu belum ada yang namanya smartphone yang ada cuma stupidphone yang kalau dipake lempar anjing, anjingnya yang tewas. smartphone yang lagi trend saat itu hanya handphone bermerek Blackberry yang dulu dikatain sebagai handphonenya para artis (namun sekarang Blackberry bagaikan istri pertama yang di nomor duakan). Bagaimana dengan anak-anak zaman Sekarang? 10 menit bisa update 15 status, luar biasa! itu update status atau mau bikin molen pisang.
Dan biasanya statusnya itu tertulis tentang curhatan, doa-doa dan yang lebih sering cari perhatian. Nah cari perhatian ini sering banget dilakukan lewat status, mereka bahkan seperti haus akan sebuah perhatian bahkan rela mengemis perhatian, terutama perhatian terhadap lawan jenis. Bahkan ada yang sampai over cari perhatian, seperti mereka upload foto ataupun update status dan kemudian dia ngetag ke seluruh temannya (kalau nenek gua maen fb mungkin ikut ke tag juga) supaya dapat banyak like, komentar, dan terutama diperhatiin, dan parahnya lagi biasanya mereka tuh akan kasih kiriman tertulis seperti ini "Please like dan komennya ya..." kok jadi kayak ngemis ya? Contoh kecil juga, mereka upload foto selfie mereka yang sudah diseleksi dari jutaan foto di galeri dan kemudian dikasih keterangan "lagi jelek-jeleknya." berharap ada yang komentar gini, "gak jelek kok itu cakep" kemudian di balas "ih gak cakep itu jelek aa", dibalas lagi "gak jelek, cakep kok", "ih jelek aaa", begitu seterusnya sampai Jco jualan apam pinang rasa kulit manggis.
2. Style Uniform.
Lalu anak-anak zaman sekarang itu udah cool banget (saya bohong) kalau dilihat dari segi gaya berpakaian seragam, dari siswi-siswi yg udah suka pake celana di banding rok, dan mungkin siswa-siswa udah suka pake rok di banding celana, bisa jadi. Ironis sekali ya siswi-siswi yang sudah lebih memilih celana untuk menjadi style mereka dalam berbusana di sekolah, saya sedikit merasa kasihan sama siswa-siswa sekarang, kenapa? Karena kalau dulu siswi yang menggunakan rok itu terlihat lebih cantik, feminim, bahkan enak di pandang apabila resleting belakangnya lupa ditutup, dan sayangnya hal ini gak bisa terjadi lagi waktu sekarang, bukan rejeki kali yaa.
3. Food And Beverages.
Lalu dari segi gaya makan maupun minum, siswa/i sekarang makannya kelas kakap seperti burger, pizza sandwich, dan masih banyak yang gak saya ketahui, kalau dulu beli 1 buah kroket aja udah pada rebutan bahkan sampai bergulat di kantin, minuman yang ditenteng kemana-mana berlogo internasional seperti starbucks, asli premium banget. dulu bisa nenteng es tebu aja udah berasa kayak anak presiden, serius!
4. First Day Back To School.
Terus hari pertama masuk sekolah biasanya identik dengan wali kelas baru, dulu kalau dapet wali kelas kece palingan asyiknya cuma sama teman-teman sekelas, nah sekarang? Dapet wali kelas kece, dimasukin ke status disebarin ke dunia maya maupun dunia lain biar orang semua tahu dia punya wali kelas kece, beruntung banget tuh wali kelas, dipromosiin. selain itu yang sering terjadi waktu pertama masuk sekolah adalah murid-murid yang baru saja menyandang pangkat "kakak kelas" dengan begitu lagaknya dia berjalan-jalan bersama gerombolannya didepan adik-adik kelas sambil melirik mana target yang bisa digebet, mau sekolah atau cari jodoh?
Sungguh perbedaan yang unik sekali antara dulu dan sekarang tak bisa dipungkiri juga karena gaya hidup yang jelas sudah berubah hari demi hari, but it isn't problem. Labil itu merupakan suatu proses anak manusia menuju kedewasaan tapi labil lah dalam batas yang wajar dan jangan sampai overdosis, sadarilah kegiatan yang dilakukan kalau bisa jangan membuat orang lain terganggu seperti melakukan Broadcast Message Promotion PIN yang dalam 1 jam promosiin PIN teman-temannya sampai 10 kali (ini sudah terbukti dan saya yang jadi korban). Segala sesuatu akan selalu berubah, dan yang paling penting bagaimana kita bisa menghadapi perubahan tersebut. kalau saya menghadapinya dengan cara, mengetik bacotan ini.







0 komentar:
Posting Komentar